<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Kelurahan Gayamsari</title><link>https://gayamsari.semarangkota.go.id/</link><description/><atom:link href="https://gayamsari.semarangkota.go.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Urban Farming di Kelurahan Gayamsari | Berita</title><link>https://gayamsari.semarangkota.go.id/berita/urban-farming-di-kelurahan-gayamsari</link><description>
                <![CDATA[
                    <img alt="" src="https://gayamsari.semarangkota.go.id/medias/article/small/37/img-20230226-075917.jpg" height="80" align="right">
                    Urban farming atau pertanian perkotaan telah menjadi topik yang semakin populer belakangan ini. Hal ini disebabkan oleh semakin meningkatnya jumlah penduduk perkotaan yang membutuhkan akses terhadap makanan sehat dan organik. Selain itu, urban farming juga membantu mengurangi jejak karbon dan polusi, serta memperbaiki kualitas udara di perkotaan. Manfaat urban farming di Kelurahan Gayamsari tidak hanya penghijauan tetapi juga untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi polusi. Urban farming juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi makanan sehat dan organik. Selain itu, urban farming juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat perkotaan. Hasil panen dapat dijual atau dijadikan bahan baku untuk industri makanan dan minuman organik. Dalam melakukan urban farming, kita harus memperhatikan pemilihan bibit, media tanam, dan nutrisi yang...
                ]]></description><guid isPermaLink="false">26-1776565099</guid><pubDate>Tue, 21 Mar 2023 11:52:44 +0700</pubDate></item><item><title>Sejarah Dugderan, Menyambut Bulan Ramadhan di kota Semarang | Berita</title><link>https://gayamsari.semarangkota.go.id/berita/sejarah-dugderan-menyambut-bulan-ramadhan-di-kota-semarang</link><description>
                <![CDATA[
                    <img alt="" src="https://gayamsari.semarangkota.go.id/medias/article/small/30/610468-620.jpg" height="80" align="right">
                    Dugderan adalah tradisi perayaan menyambut bulan Ramadan yang dilakukan oleh umat Islam di Semarang, Jawa Tengah. Tradisi ini juga menjadi pesta rakyat tahunan bagi masyarakat Semarang. Digelarnya tradisi Dugderan awalnya sebagai upaya pemerintah untuk menyamakan awal puasa dan hari raya. Hingga saat ini, tradisi Dugderan masih diselenggarakan setiap tahunnya. Tradisi ini dikatakan sebagai salah satu cara masyarakat untuk mencurahkan rasa rindunya terhadap bulan Ramadan Sejarah Tradisi Dugderan untuk Menyambut Bulan Ramadan Mengutip dari buku Sejarah Islam Nusantara karya Rizem Aizid, kata 'dugder' dalam tradisi Dugderan diambil dari perpaduan bunyi bedug 'dug dug' dan bunyi meriam yang mengikutinya, yaitu 'der'. Karena itulah upacara penyambutan bulan suci Ramadan tersebut disebut dengan nama Dugderan atau Dhug Der. Tradisi Dugderan sudah dilaksanakan sejak tahun 1881 M. Berdasarkan...
                ]]></description><guid isPermaLink="false">25-1776565099</guid><pubDate>Tue, 21 Mar 2023 11:37:10 +0700</pubDate></item><item><title>Pasar Dugderan Semarang Kembali Digelar | Berita</title><link>https://gayamsari.semarangkota.go.id/berita/pasar-dugderan-semarang-kembali-digelar</link><description>
                <![CDATA[
                    <img alt="" src="https://gayamsari.semarangkota.go.id/medias/article/small/29/20230313-164837.jpg" height="80" align="right">
                    Pasar Dugderan kembali digelar untuk menyambut Ramadan 1444 Hijriyah. Tradisi ini sempat ditiadakan selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19.  Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, Pasar Dugderan digelar untuk mengembalikan kondisi perekonomian Kota Lunpia pasca pandemi Covid-19.  Dia ingin Pasar Dudgeran bisa tertata rapi sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung.  &quot;Jangan ada yang di Pemuda, jadi di Agus Salim saja. Ini pemberdayaan masyarakat tapi harus rapi. Apapun, kota ini semakin ke depan semKin seimbang. Kami support polaku usaha tapi kotanya juga bersih,&quot; jelasnya. Ke depan, dia ingin tradisi ini menjadi sebuah Festival Dugderan yang lebih meriah. Dia berharap, rangkaian kegiatan Dugderan bisa menyatu dan memberikan pelayanan kepada masyararakat. Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Nurkholis mengatakan, ada 165 lapak pedagang...
                ]]></description><guid isPermaLink="false">24-1776565099</guid><pubDate>Tue, 21 Mar 2023 11:14:45 +0700</pubDate></item><item><title>Pemkot Semarang Antisipasi Inflasi Jelang Ramadan | Berita</title><link>https://gayamsari.semarangkota.go.id/berita/pemkot-semarang-antisipasi-inflasi-jelang-ramadan</link><description>
                <![CDATA[
                    <img alt="" src="https://gayamsari.semarangkota.go.id/medias/article/small/28/img-20230313-wa0039.jpg" height="80" align="right">
                    Pemerintah Kota Semarang mengantisipasi terjadinya inflasi saat Ramadan. Pasalnya, daya beli masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri biasanya cenderung naik.    Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pemkot mewaspadai komoditas pangan yang cenderung naik saat Ramadan antara lain ayam ras, cabai, dan beras. Tiga komoditas tersebut perlu mendapat perhatian agar tidak sampai menjadi penyumbang inflasi di Kota Lunpia.    &quot;Ayam ras,cabai, beras, itu perlu diwaspadai. Itu menjadi penyumbang inflasi terbesar. Bahkan, tahun lalu, ada jeruk dan melon yang menjadi penyumbang inflasi,&quot; sebut Ita, sapaanya, usai Rakor Stabilitas Harga Jelang Ramadan 2023, di Balai Kota Semarang, Senin (13/3/2023).    Ita meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terjun ke lapangan memonitor harga kebutuhan pokok setiap hari. Selain itu, pihaknya juga meminta camat dan lurah...
                ]]></description><guid isPermaLink="false">23-1776565099</guid><pubDate>Tue, 21 Mar 2023 11:08:48 +0700</pubDate></item><item><title>Rapat Pembuatan Aplikasi Pengelolaan Inovasi Daerah Kota Semarang | Berita</title><link>https://gayamsari.semarangkota.go.id/berita/rapat-pembuatan-aplikasi-pengelolaan-inovasi-daerah-kota-semarang</link><description>
                <![CDATA[
                    <img alt="" src="https://gayamsari.semarangkota.go.id/medias/article/small/27/20230223112500-2023-02-23blog112408.jpg" height="80" align="right">
                    Diskominfo Kota Semarang menghadiri rapat Pembuatan Aplikasi Pengelolaan Inovasi Daerah Kota Semarang. Acara dibuka oleh Bapak Arif Budiman, S.Kom selaku Kepala Bidang SPBE di Ruang Scymark Lt. 3 Kantor Diskominfo dengan pembahasan terkait Smart City TIK dan Non TIK, permohonan aplikasi daerah, Pengembangan Aplikasi Inovasi seperti dengan AMI (Aplikasi Manajemen Inovasi). Dilanjutkan sesi diskusi mengenai Pengembangan Aplikasi Inovasi untuk OPD di Kota Semarang. 
                ]]></description><guid isPermaLink="false">22-1776565099</guid><pubDate>Thu, 23 Feb 2023 13:24:53 +0700</pubDate></item><item><title>Ita Dorong Pelaku UMKM Urus Sertifikasi Halal | Berita</title><link>https://gayamsari.semarangkota.go.id/berita/ita-dorong-pelaku-umkm-urus-sertifikasi-halal</link><description>
                <![CDATA[
                    <img alt="" src="https://gayamsari.semarangkota.go.id/medias/article/small/26/whatsapp-image-2023-02-22-at-19-36-42.jpeg" height="80" align="right">
                    Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong UMKM untuk mengurus sertifikasi halal produknya guna meningkatkan nilai jual dan minat konsumen. Hal itu ia sampaikan dalam acara Dialog UMKM Dalam Rangka Hari Pers Nasional Tahun 2023 di Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim Semarang, Rabu (22/2). &quot;Ya tentu Pemkot Semarang mengapresiasi usaha di dalam akselerasi (sertifikasi) halal,&quot; tutur Ita, sapaan akrab perempuan tersebut. Menurutnya, Kota Semarang sebagai kota yang banyak dikunjungi wisatawan memerlukan standarisasi halal khususnya untuk produk makanan. Hal ini dilakukan agar wisatawan dari luar kota merasa tenang saat mengkonsumsi makanan yang ada, meskipun mereka belum familiar dengan daerah Semarang.  Di samping itu, Indonesia adalah bangsa dengan mayoritas muslim. Dan Pemkot Semarang saat  ini tidak hanya fokus mengundang wisatawan asing tetapi juga...
                ]]></description><guid isPermaLink="false">21-1776565099</guid><pubDate>Thu, 23 Feb 2023 13:20:25 +0700</pubDate></item><item><title>Hari Peduli Sampah Nasional | Berita</title><link>https://gayamsari.semarangkota.go.id/berita/hari-peduli-sampah-nasional</link><description>
                <![CDATA[
                    <img alt="" src="https://gayamsari.semarangkota.go.id/medias/article/small/25/snapinsta-app-1080-331960623-865731987836473-3361234848519400836-n.jpg" height="80" align="right">
                    Selamat memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2023. Hari Peduli Sampah Nasional merupakan momentum untuk kita peduli dan sadar akan masalah sampah. Yukk.. bersama kelola sampah, wujudkan Indonesia bersih.   
                ]]></description><guid isPermaLink="false">20-1776565099</guid><pubDate>Thu, 23 Feb 2023 12:49:06 +0700</pubDate></item></channel></rss>
